Virtual Scientific Forum 2021 : The Miracles of Stem Cell and CAR T Cells

0

Oleh : Khusnul Khotimah

Indonesian Scholars Network (ISNet) bekerjasama dengan School of Life Intitute (SLI) dan Forum Mahasiswa Muslim Indonesia di Taiwan (FORMMIT) menggelar webinar bertajuk Virtual Scientific Forum 2021 dengan tema The Miracle of Stem Cell Againts COVID-19. Acara yang di selenggarakan pada Sabtu, 7/8 lalu dihadiri oleh lebih dari 100 peserta melalui aplikasi Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui Youtube Channel School of Life Intitute. Prof. Dr. Jeanne Adiwinata Pawitan,MS, Ph.D. (Guru Besar Histologi Fakutas Kedokteran Universitas Indonesia) dan dr. Dito Anurogo, M.Sc.  (Dosen FKIK Unimush Makassar dan S3 IPCTRM Taipei Medical University Taiwan) sebagai narasumber dalam acara tersebut menjelaskan mekanisme sel punca dalam melawan COVID-19.

Webinar yang diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang studi dan berbagai wilayah ini berlangsung sangat dinamis. Peserta sangat antusias menyimak pemaparan materi oleh narasumber dan mengajukan beberapa pertanyaan. Herliana Riska, SST.,M.Keb (Dosen Universitas Respati Yogyakarta) selaku moderator memandu jalannya acara dengan baik dari awal hingga akhir sesi. Sesi pertama diisi oleh pemaparan materi dari Prof. Jeanne. Beliau menjelaskan mengenai mekanisme virus memasuki sel, regulasi respon imun, hingga mekanisme sel punca dalam melawan virus corona.  “Jenis sel punca yang dapat digunakan sebagai terapi penyembuhan pasien COVID-19 disebut sebagai sel punca mesenkimal (SPM),” Prof. Jeanne menjelaskan. Sel punca mesenkimal merupakan kumpulan sel punca hematopoietic yang berasal dari beberapa jaringan dewasa seperti sumsum tulang belakang, jaringan adiposa, atau pulpa gigi molar 3.

Mekanisme kerja sel punca mesenkimal dalam melawan COVID-19 adalah dengan mensekresikan berbagai faktor yang bekerja secara paraklin untuk menekan sistem imun yang hiperaktif dan mengembalikan keseimbangan kerja sel. Sehingga badai sitokin dapat mereda dan sitokin proinflamasi digantikan dengan sitokin antiinflamasi sehingga terjadi perbaikan jaringan sel yang rusak. Berdasarkan penelitian tim Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia diketahui bahwa terapi sel punca mesenkimal (SPM) dapat menjadi alternatif terapi bagi pasien COVID-19 dengan kategori kritis.

Setelah pemaparan mengenai terapi sel punca dalam penyembuhan COVID-19 oleh Prof. Jeanne, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dr. Dito mengenai terapi Chimeric Antigen Receptor (CAR) Sel T. Sel T reseptor antigen kimerik/Chimeric Antigen Receptor (CAR) merupakan salah satu metode imunoterapi yang sedang dikembangkan secara luas saat ini. Terapi ini dinilaai efektif dalam membunuh sel kanker dan menunjukkan hasil yang menjanjikan terutama untuk keganasan hematologik dan beberapa tumor solid. Namun terdapat beberapa keterbatasan dari terapi CAR-T, diantaranya adalah terjadinya Cytokin Release Syndrome (CRS) yaitu pelepasan sitokin yang cepat dan massif dalam aliran darah yang menyebabkan demam pada pasien serta terjadinya Immune Effector Cell-associated Neurotoxicity Syndrome (ICANS) yaitu berupa manifestasi berkisar dari delirium dan disfungsi bahasa hingga kejang, koma, dan edema selebral yang fatal. Sebagai kesimpulan dari pemaparannya, beliau menyampaikan perlunya pemahaman yang mendalam mengenai patofisiologis molekular dan selular pada CRS dan ICANS sehingga akan membantu para klinisi dan pasien untuk mendapatkan terapi yang efektif dengan memperhatikan toxisitas yang rendah dan bersamaan dengan pemeliharaan aktifitas antitumornya.

Setelah penyampaian materi oleh kedua narasumber, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber yang dipandu oleh moderator. Tidak lupa ada game menarik yang disiapkan oleh panitia diakhir acara. Tentunya hal ini semakin menyemarakan acara Virtual Scientific Forum 2021 kali ini. Ucapan terimakasih terhaturkan kepada seluruh panitia penyelenggara, narasumber, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi pada acara ini. Besarnya antusiasme peserta mengikuti webinar, besar pula harapan kami untuk terus bisa berkontribusi memberikan informasi terkini mengenai isu-isu kesehatan dan perkembangan teknologi terbaru pada masyarakat secara umum.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.