PELOR: Permen Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Suplemen Penambah Nutrisi Harian Tubuh

Oleh: Suryali

0

Masa pertumbuhan pada anak baik laki-laki maupun perempuan adalah aset yang sangat berharga bagi pembangunan bangsa di masa depan. Sehingga membutuhan zat gizi seperti kalori, protein, vitamin, dan zat gizi lainnya. Serta aktivitas fisik dan permainan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Aktifitas fisik bertujuan untuk menghasilkan kesehatan fisiknya, sehingga  kesegaran jasmani timbul akibat aktifitas fisik yang dijalani. Menurut Ilyas (2004) nutrisi yang tepat untuk menunjang kesegaran jasmani anak terdiri dari mikronutrien dan makronutrien. Kebutuhan mikronutrien terdiri dari mineral dan vitamin. Mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah kalsium, natrium, klorida, kalium dan zat besi, sedangkan makronutrien terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak.

Bukan hanya pada anak-anak saja nutrisi penting bagi tubuh, akan tetapi mereka para pekerja yang sehari-hari beraktifitas perlu mengkonsumsi nutrisi-nutrisi harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Data dari Badan Pusat  Statistik (BPS) tahun 2003, pekerja  di  Indonesia mencapai 100.316.007 jiwa dimana 64,63% pekerja laki-laki dan 35,37% pekerja wanita. Dari data tersebut para pekerja ini belum diimbangi akan kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang. Pemenuhan gizi akan sangat dirasakan manfaatnya terutama pada saat perubahan cuaca dan aktifitas yang sangat menguras tenaga. Karena tubuh mempunyai kekebalan terhadap radikal bebas dan penyakit yang bersumber dari berbagai nutrisi yang dikonsumsi. Pemenuhan ini dapat disubstitusi dari berbagai produk-produk pertanian melalui proses pengolahan yang inovatif. Pentingnya pemenuhan gizi didasari oleh kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas. Kedepan, Indonesia dihadapkan dengan persaingan global yang menuntut kinerja terbaik sumber daya manusianya. Kualitas dari sumber daya manusia ini dapat dijamin melalui pemenuhan gizi yang optimal guna memenuhi nutrisi tubuh harian.

Nutrisi merupakan kumpulan dari berbagai mineral penting bagi tubuh, baik yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit maupun banyak. Dalam masa pertumbuhan maupun dalam menjaga daya tahanan tubuh, nutrisi diperlukan guna kebutuhan tubuh. Dewasa ini, tidak semua masyarakat menyadari hal tersebut, salah satunya karena ketidaktahuan akan pentingnya pemenuhan nutrisi, menjaga kesehatan, aktivitas yang padat, dan lain sebagainya. Salah satu pemenuhan nutrisi tubuh adalah dengan cara menambah suplemen nutrisi disamping makanan pokok. Suplemen ini bisa diinovasikan seperti berbentuk obat, minuman, hingga snack atau cemilan yang bisa diterima oleh masyarakat.

Dalam hal ini inovasi yang diopsikan adalah pembuatan permen bernutrisi. Permen merupakan makanan atau jajanan yang sudah dikenal oleh masyarakat luas dan mudah diterima oleh kalangan anak hingga orang dewasa. Bahan baku yang biasa digunakan pada pembuatan permen ini adalah gula, namun untuk menghasilkan permen bernutrisi ini hanya akan menggunakan sedikit bahan baku gula dan glukosa, selebihnya akan diperbanyak menggunakan bahan baku daun kelor.

Siapa yang tidak tahu dengan tanaman kelor, tanaman yang mempunyai daun kecil-kecil ini ternyata menyimpan berbagai nutrisi penting yang baik untuk tubuh. Tanaman  kelor  kaya  akan  pro  vitamin  A  dan  C,  khususnya  β-karoten,  yang akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh dan  secara nyata berpengaruh terhadap hep atop rotective  (Bharali,  2003). Daun kelor memiliki kandungan gizi yang tinggi. Berdasarkan berbagai penelitian yang telah dilakukan, daun kelor dapat menjadi alternatif makanan. Namun daun kelor belum lazim untuk dikonsumsi oleh kalangan umum. Padahal, di kawasan Afrika, daun kelor menjadi salah satu solusi penanganan gizi buruk pada balita. Hal tersebut direkomendasikan oleh WHO (World Health Organization), mengingat daun kelor yang kaya akan nutrisi.

Dengan adanya inovasi makanan seperti permen ini, diharapkan masyarakat mengetahui dan bisa memperhatikan nutrisi harian tubuh. Kekayaan nutrisi daun kelor ini, diharapkan mampu menjadi salah satu solusi masyarakat tentang pemenuhan nutrisi harian. Pelor (Permen kelor) dapat dijadikan alternatif solusi penambah nutrisi harian, karena memiliki kandungan nutrisi yang banyak dan tinggi, mudah diserap oleh tubuh dan berbentuk permen yang dikenal oleh masyarakat secara luas.

 

Daftar Pustaka:

Badan Pusat Statistika. 2013. Data Pekerja.

Bharali,    R.,    Tabassum,    J.,    Azad,  M.  R.  H.  2003.  Chemomodulatory  eff ect  of Moringa  oleifera  Lam.  On  hepatic    carcinogen    metabolizing  enzymes, antioxidant p arameters, and  s  in  p ap illomagenesis  in mice.  Asian  Pacific J Cancer Prevent 4. (http://www.apocpcontrol.org/paper_file/issueabs/Volume4 _No2/Rupjyoti%20Bharali.pdf)

Ilyas, IE. 2004. Nutrisi pada Atlet. (http://www.pdgmi.or.id)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.