Cara Agar Tidak Mudah Mengantuk Saat Membaca Buku

Oleh : Nurhasanah (Pendidikan Fisika FKIP Untan, Founder Intelligent Reading Community)

0

Disadari atau tidak dalam segala aspek kehidupan setiap mereka yang telah menyentuh bangku pendidikan pasti menyadari bahwa membaca sangatlah penting sebagai penopang pendidikan dan kemajuan hidup di masa depan. Jika dikaji lebih dalam tidak ada orang ternama di dunia bahkan di Indonesia yang tidak suka membaca. Namun walau pun begitu jumlah pembaca dari beratus juta jiwa penduduk indonesia hanya satu berbanding seribu yang suka membaca buku (Nurhasanah, 2017).

Hal ini selaras dengan hasil penelitian UNESCO yang meperlihatkan bahwa indeks baca orang indonesia hanya 0,001 persen. Artinya tidak sampai satu judul buku selesai dibaca per orang pertahunnya. Selain itu hasil penelitian John. W. Mipler (2016) mununjukkan dari 61 negara yang di teliti Indonesia berada di peringkat ke-60 dari segi minat baca.

Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, satu diantaranya yang akan dibahas ditulisan ini adalah mudah mengantuk saat membaca terutama membaca buku. Tulisan ini mencoba merangkum beberapa trik dan tips supaya kita mudah untuk membaca buku sampai tuntas, minimal beberapa lembar perhari atau bahkan minimal sekali kita tidak cepat mengantuk saat membaca buku.

Namun, sebelum itu kita perlu tahu dulu mengapa mudah mengantuk? Bisa jadi waktu yang kita gunakan untuk membaca buku adalah waktu dimana jadwal istirahat tubuh kita. Ya, wajar saja kalau kita belum satu menit membaca buku sudah masuk ke dunia di bawah alam sadar. Karena kebanyakan dari kita memutuskan untuk membaca buku, saat ingin pergi ke pulau kapuk (tidur- red). Walhasil, baca bukulah kita dengan mata terpejam dengan tidak sadarkan diri. Sekali lagi, waktu baca itu juga penting diperhatikan. Jangan menunggu waktu luang tapi meluangkan waktu.

Menjadi masalah disini adalah seperti apapun aktivitas kita hari itu santai atau sibuk, pagi, siang, atau malam saat memegang buku baru sebentar saja kita sudah mengantuk. Nah, itu suatu penyakit yang perlu kita sembuhkan bersama. Memang ada obatnya? Nah, semoga trik dan tips ini dapat membantu.

Pertama, niatkan dengan sungguh-sungguh. Ibarat kata pepatah arab “man jadda wa jada” yang artinya barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan sukses. Pasti pernah baca kalimat itukan? Iya, barusan, hemm. Itu pepatah bisa dijamin kebenarannya, kalau tidak percaya coba saja. Jika kita melakukan sesuatu aktivitas dengan sungguh-sungguh pasti pada saatnya kita akan merasakan manisnya hasil kesungguhan itu. Semoga!

Kedua, mengingat tujuan dan manfaat. Bagi yang kuliah di jurusan/prodi pendidikan pasti pernah belajar kalau dalam menyampaikan pembelajaran kepada peserta didik harus menjelaskan apa tujuan dan manfaat materi yang sedang diajarkan. Dimana harapannya siswa/i kita mengerti aplikasi materi pelajaran yang sedang mereka pelajari.

Hal yang sama juga harus kita lakukan dalam membaca. kita harus tahu manfaat apa yang akan kita peroleh dari membaca dan apa tujuan kita dari membaca buku tersebut? Terkait manfaat sudah disinggung pada paragraf awal. Tujuan, setiap orang punya tujuan masing-masing, secara umum dengan membaca bertujuan untuk menambah ilmu.

Sehingga, kalau rasa malas dan mengantuk mulai menghampiri padahal belum satu menit membaca buku ayo semangat ingat-ingat lagi tujuan dan maafaat yang akan kita peroleh. Misalnya saja kalau kita diberi tugas dan jika tugas itu bisa kita selesaikan dengan baik maka kita akan dikasi imbalan 10 sampai 20 juta misalnya atau lebih dari itu, pasti kita akan bersesungguh-sungguh dan semangat mengerjakannya bukan? Harusnya juga begitu dengan membaca, karena dengan membaca kita dapat menambah ilmu seperti yang sudah disampaikan sebelumnya. Dimana ilmu itu tidak ternilai harganya. Betul tidak? Semangat!

Ketiga, membaca pada waktu yang tepat. Seperti sudah disinggung sebelumnya. Kita juga harus meperhatikan waktu membaca kita. Jangan saat tubuh sudah lelah beraktivitas seharian. Karena jika sudah lelah kita akan lebih mudah mengantuk. Maka, untuk mencapai hasil terbaik. Kita harus bisa mengatur waktu agar ada kesempatan di hari tersebut untuk membaca. Membaca itu jangan tunggu waktu kosong, tapi kita harus bisa mengosongkan waktu untuk membaca. karena kalau menunggu waktu kosong, ya pasti beberapa saat sebelum tidurkan.

Keempat, perhatikan posisi membaca. Hal ini sanggat berpengaruh pada kenyaman saat kita membaca buku. Baik itu posisi duduk, baring, bahkan pada masalah pencahayaan. Posisi duduk atau baring ini disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing orang. Terkait pencahayaan, usahankan jangan membaca buku berhadapan langsung dengan pencahayaan. Kasian mata kita.

Kelima, temukan jenis buku yang kita suka. Memilih buku yang sesuai minat kita juga penting untuk diperhatikan. Karena terkait membaca ini terlepas dari banyak hal yang mempengaruhi, mengetahui minat kita itu merupakan satu diantara solusi yang ampuh agar kita tahan berlama-lama membaca satu buku. Karena apa? Sebab buku itu menjadi minat kita dan menyediakan jawab dari permasalahan yang kita hadapi. Dikarenakan minat atau butuh, apapun kondisinya kita akan semangat untuk membacanya bukan? Semoga!

Keenam, teruslah membaca. Membaca adalah sebuah aktivitas yang baik. Aktivitas akan mudah kita lakukan ketika sudah menjadi kebisaan. Kebisaan itu berawal dari pemaksaan diri, yang jika terus menerus dilakukan akan menjadi kebisaan yang bila kita tinggalkan sekali saja dalam sehari kita pasti merasakan ada yang kurang atau ada yang hilang. Kayak orang yang putus cinta gitu, kemarin bersama hari ini sudah tidak ada lagi kata cinta.

Nah itu tidak enak bangetkan? Tapi sayangnya kebanyakan anak muda zaman now  lebih merasa senang menikmati rasa sakit putus cinta dari pada rasa sakit habis waktunya percuma. Kok? Ya bagaimana tidak, berapa banyak anak muda Indonesia yang update status kalau hari itu ia kecewa karena tidak sempat baca buku? 100 orang, 10 orang, 1 orang, atau tidak ada. Dibandingkan yang galau karena ini dan itu? Jadi mulailah dari rasa terpaksa, lakukan terus menerus, lama-lama engkau akan terbiasa. Insya Allah..

Terakhir, bergabung dengan komunitas membaca. Pola penerapan ilmu yang efektif adalah dengan mepelajari lalu mepraktekkan. Cara-cara sederhana ini pula yang seharusnya di terapkan untuk menumbuhkan minat baca agar dapat menjadi pembaca cerdas. Cerdas dalam artian bacaan tidak hanya sampai dilembar terakhir buku lalu menguap tidak berbekas tetapi kedepan apa yang telah dibaca terus berkelajutan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.