Sintesis Analog Flavonol Turunan 2’-Hidroksi Kalkon Yang Memiliki Potensi Antikanker Dan Antioksidan

Oleh : Muhammad Rokhim

0

Kanker  adalah  salah  satu  penyakit  yang mematikan. Kanker berasal dari pertumbuhan abnormal   sel   atau   jaringan   yang   bersifat invasif serta mampu bermetastasis. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan utama  baik di negara maju maupun negara berkembang. Kanker umumnya disebabkan oleh kebiasaan pola hidup yang tidak sehat seperti mengkonsumsi alkohol, merokok dan sex bebas (Jemal et al., 2005 & Siegel et al., 2014), dimana diperkirakan 15 juta kasus dan 10 juta kematian baru akan terjadi pada tahun 2020, jika kecepatan perkembangan kanker saat ini tetap tidak berubah (Jemal et al., 2005). Oleh karena itu, riset di bidang antikanker menjadi yang sangat aktif pada masa sekarang dan sejumlah informasi tentang topik ini berkembang setiap tahunnya (Balunas & Kinghorn, 2005). Meskipun demikian, banyak diantara mekanismenya belum bisa dijelaskan dan masih membutuhkan kajian mendalam terutama melibatkan molekul-molekul lain dengan struktur yang lebih beragam.

Pencarian molekul baru dengan kemampuan untuk menghambat inisiasi tumor serta perkembangan tumor merupakan kontribusi penting untuk mengatasi masalah perkembangan kanker. Senyawa bahan alam telah menjadi sumber yang efektif sebagai senyawa bioaktif (Dias et al., 2013). Flavonoid merupakan senyawa polifenol yang terdapat di alam, yang memiliki efek menguntungkan bagi kesehatan dan dianggap sebagai senyawa yang berpotensi dalam terapi pengobatan kanker (Burmistrova et al., 2014).

Gambar 1.  Kerangka Flavon dan penomorannya (Sumber: Markham, 1988)

Salah satu senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid yang sering disintesis untuk dipelajari bioaktivitasnya adalah kalkon.

Gambar 2. Struktur umum senyawa kalkon

Senyawa kalkon dan turunannya dikenal memiliki beragam aktivitas biologi. Dalam bidang sintesis, senyawa kalkon telah banyak digunakan untuk membuat berbagai macam senyawa heterosiklik (Tiwari et al., 2010) seperti isoksazol, quinolinon, tiadiazin, benzodiazepin, flavon (Jayapal et al., 2010b), ketimin a, b tak jenuh (Lonkar et al., 2011), pirazolin dan turunannya (Sharshira & Hamada, 2011 & Sing et al., 2009), flavonol (Britton et al., 2012 & Jadhav et al., 2008), flavanonol (Patil, 2012), flavanon (Kulkarni, 2012) dan senyawa-senyawa lainnya yang juga memiliki aktivitas biologi  yang menarik.

Aktivitas biologi kalkon, selain disebabkan oleh gugus karbonil α, β tak jenuh, juga dipengaruhi oleh subtituen yang terikat pada kedua cincin aromatiknya (Kamble et al., 2011). Berbagai analog kalkon yang mengandung substituen halogen, halogen dan hidroksi, halogen dan metoksi, halogen dan dimetoksi, halogen dan metil, metil dan metoksi maupun isopropil dan metoksi dilaporkan bersifat toksik berdasarkan uji BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) (Rahmadhona, 2014; Brahmana, 2014; Handayani, 2014; Lelani, 2013; Sofiana, 2014; Novianti, 2014; Tillah, 2014 & Perdana, 2012). Serupa dengan hal di atas, aktivitas biologi senyawa-senyawa turunan kalkon seperti flavonol juga dipengaruhi oleh jenis substituennya (Jadhav et al., 2008).

Gambar 3. Contoh struktur senyawa Flavonol A. 2-(4-bromophenyl)-3-hydroxy-4H-chromen-4-one dan B. Quercetin

Beberapa analog flavonol turunan kalkon dilaporkan berpotensi untuk diteliti lebih lanjut dan dikembangkan sebagai obat kanker prostat berdasarkan uji sitotoksik menggunakan cell line 22rv1 (kanker prostat pada manusia) dengan nilai IC50 < 5 µM (Britton et al., 2012). Beberapa analog flavonol dengan substituen halogen juga dilaporkan aktif berdasarkan uji sitotoksik menggunakan cell line HCT116 (kanker usus besar) dengan nilai IC50 sebesar 4,6 µM (Dias et al., 2013), dan juga terhadap human leukemia cell line dengan IC50 sebesar 43,3 µM (Burmistrova, 2014).

Selain  memiliki potensi sebagai antikanker, senyawa flavonol juga sangat dikenal dengan aktivitas antioksidannya. Oleh karena itu, menjadi sesuatu hal yang sangat menarik untuk melihat pengaruh berbagai jenis dan posisi substituen tersebut terhadap potensi antikanker dan antioksidan dari senyawa 2’-hidroksikalkon dan turunannya.

Variasi subtituen pada cincin aromatik akan menghasilkan kalkon dan turunannnya dengan struktur yang luas dan aktivitas yang beragam. Variasi struktur yang luas tersebut tidak dapat diperoleh melalui isolasi dari bahan alam, selain karena membutuhkan biaya yang lebih mahal dan waktu pengerjaan yang lebih lama, senyawa kalkon dan turunan kalkon tersubstitusi halogen, metil, dan isopropil tidak dapat ditemukan di alam. Oleh karena itu, sintesis secara kombinatorial merupakan jalan keluar yang paling tepat bagi pemecahan masalah tersebut. Untuk itu, penulis telah mencanangkan program sintesis 3 senyawa flavonol turunan 2’-hidroksikalkon untuk dilihat potensi antikanker dan antioksidannya.

Beberapa metode yang sering digunakan untuk mensintesis senyawa analog kalkon dan turunannya adalah metode gerus, pengadukan dan refluk. Namun, dengan semakin berkembangnya metode sintesis saat ini, metode iradiasi microwave telah menjadi metode alternatif bagi para peneliti saat ini karena waktu reaksi yang lebih cepat dibandingkan dengan metode-metode lainnya. Sintesis menggunakan pendekatan metode ramah lingkungan yang dibantu dengan iradiasi microwave ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dalam produksi dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan manusia terutama kajiannya dalam penemuan kandidat obat kanker baru.

 

DAFTAR PUSTAKA

Jemal, A., Murray, T., Ward, E., Samuels, A., Tiwari, R.C., Ghafoor, A., Feuer, E.J. & Thun, M.J. 2005. Cancer Statistics 2005. CA Cancer Journal for Clinicians, 55: 10-30.

Siegel, R., Ma, J., Zou, Z. & Jemal, A. 2014. Cancer Statistics 2014. CA Cancer J. Clin., 64(1): 9-29.

Balunas, M.J. & Kinghorn, A.D. 2005. Drug Discovery from Medical plants. Life Sciences, 78: 431-441.

Burmistrova, O., Marrero, M.T., Estevez, S., Welsch, I., Brouard, I., Quintana, J. & Estevez, F. 2014. Synthesis and Effects on Cell Viability of Flavonols and 3-Methyl Ether Derivatives on Human Leukemia Cells. European Journal of Medicinal Chemistry, 84: 30-41.

Dias, T.A., Duarte, C.L., Lima, C.F., Proenca, M.F. & Pereira-Wilson, C. 2013. Superior Anticancer Activity of Halogenated Chalcones and Flavonols Over the Natural Flavonol Quercetin. European Journal of Medicinal Chemistry, 65: 500-510.

Markham, K.R. 1998. Cara Mengidentifikasi Flavonoid. Terjemahan Kosasih Padmawinata. Penerbit ITB, Bandung.

Tiwari, B., Pratapwar, A.S., Tapas, A.R., Butle, S.R. & Vatkar, B.S. 2010. Synthesis and Antimicrobial Activity of some chalcone derivatives. International Journal of ChemTech Research, 2(1): 499-503.

Jayapal, M.R., Prasad, K.S. & Sreedhar, N.Y. 2010b. Synthesis and Characterization of 2,6-dihydroxy Substituted Chalcones Using PEG-400 as a Recyclable Solvent. J. Pharm. Sci & Res.,
2(8): 450-458.

Lonkar, S.M., Mokle, S.S., Vibhute, A.Y. & Vibhute, Y.B. 2011. Green Approach for The Synthesis of Some New α,β-Unsaturated Ketimines under Water Suspension. Orbital Elec. J. Chem., 3(4):197-203.

Sharshira, E.M. & Hamada, N.M.M. 2011. Synthesis and In Vitro Antimicrobial Activity of Some Pyrazolyl-1-carboxamide Derivatives. Molecules, 16: 7736-7745.

Sing, P., Negi, J.S., Pant, G.J.N., Rawat, M.S.M. & Budakoti, A. 2009. Synthesis and Characterization of a Novel 2-Pyrazoline. Molbank., 613: 1-4.

Britton, R.G., Horner-Glister, E., Pomenya, O.A., Smith, E.E., Denton, R., Jenkins, P.R., Steward, W.P., Brown, K., Gescher, A. & Sale, S. 2012. Synthesis and Biological Evaluation of Novel Flavonols as Potential Anti-Prostate Cancer Agent. European Journal of Medicinal Chemistry, 54: 952-958.

Jadhav, S.B., Bagul, K.R., Bagul, P.R. & Gaikwad, K.V. 2008. Synthesis of Some Novel Flavonol Derivatives and Its Antimicrobial Activity. Oriental Journal of Chemistry, 24(2): 583-588.

Patil, V.J. 2012. Synthesis and In Vitro Antiplaque Activity of Chalcone, Flavonol and Flavanol Derivatives. IJPSR, 3(12): 5006-5014.

Kulkarni, P., Wagh, P. & Zubaidha, P. 2012. An Improved and Eco-Friendly Method for The Synthesis of Flavanone by The Cyclization of 2’-Hydroxy Chalcone using Methane Sulphonic Acid as Catalyst. Chemistry Journal, 2(3): 106-110.

Kamble, V.M., Hatnapure, G.D., Keche, A.P., Birajdar, S., Patil, S.G., Tale, R.H., Rodge, A.H., Turkar, S.S. & Gour, K. 2011. Sintesis and Biological Evaluation of a Novel Series of Methoxylated Chalcones as Antioxidant and Anti-microbial agents. J. Chem. Pharm. Res., 3(6):639-648.

Rahmadhona, S. 2014. Sintesis dan Uji Toksisitas Dua Analog 3’-Bromo Kalkon. Skripsi S1 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

Brahmana, E.M. 2014. Sintesis, Uji Antibakteri dan Uji Toksisitas beberapa Analog Kalkon Tersubstitusi Halogen. Tesis S2 Kimia, FMIPA Universtas Riau.

Handayani, S. 2014. Sintesis, Uji Toksisitas dan Uji Antibakteri Senyawa Kalkon Turunan Halobenzaldehid. Tesis S2 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

Lelani. 2013. Sintesis dan Uji Toksisitas Senyawa Kalkon Turunan 2’-Hidroksi Asetofenon. Skripsi S1 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

Novianti, S. 2014. Sintesis dan Uji Toksisitas Senyawa Analog 3’,4’-dimetoksi Kalkon. Skripsi S1 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

Perdana, F. 2012. Sintesis dan Uji Toksisitas Beberapa Senyawa Analog Para Metoksi Kalkon. Skripsi S1 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

Sofiana, A. 2014. Sintesis dan Uji Toksisitas Tiga Analog Kalkon dari 2’-Hidroksiasetofenon dengan Metoksibenzaldehid. Skripsi S1 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

Tillah, M. 2014. Sintesis dan Uji Toksisitas Senyawa Kalkon Turunan 4’-Metil Asetofenon. Skripsi S1 Kimia, FMIPA Universitas Riau.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.