Sistem Pendidikan di Polandia

Oleh : Muhammad Effsal Hadinata, S.Hut

0

Polandia merupakan sebuah negara republik yang terletak di Eropa Timur. Negara ini berbatasan dengan Jerman di sebelah barat, Ceko dan Slowakia di sebelah selatan, Rusia, Lituania, Belarus, serta Ukraina di sebelah timur, dan Laut Baltik di sebelah utara. Polandia merupakan salah satu negara bekas pemerintahan komunis di Eropa Timur. Negara yang beribukota Warszawa ini merupakan kota tempat asal ilmuwan terkemuka seperti Nicolaus Copernicus (penemu teori heliosentris) dan Marie Curie (pengembang teori radiasi dalam aplikasi nuklir). Sistem Pendidikan di Polandia cukup unik dan sudah terorganisir sejak siswa memasuki sekolah menengah.

Secara umum sistem Pendidikan di Polandia dibagi menjadi tiga tahap, yaitu : pendidikan dasar (szkola podstawowa), pendidikan menengah (szkola srednia), dan pendidikan tinggi (szkola wyzsza). Pada pendidikan dasar di Polandia dimulai sejak anak berusia 7 tahun dengan lama belajar 8 tahun. Sistem ini tergolong baru yang menggantikan sistem lama dimana sebelumnya szkola podstawowa memiliki lama belajar 6 tahun dan setelah itu dilanjutkan ke gimnazjum (Sekolah Menengah Pertama) selama 3 tahun. Pada sistem baru ini szkola podstawowa dilaksanakan selama 8 tahun dimulai dari tahun ke-0 (kelas 0 atau kelas persiapan) hingga tahun ke-7(kelas 7). Sistem pendidikan gimnazjum (SMP) dihapuskan karena pada usia SMP anak-anak berada pada masa pubertas dan aktif mengeksplor diri mereka, adanya perasaan senioritas menghambat proses pendewasaan mereka. Oleh sebab itu, sistem gimnazjum dihapuskan dengan menambah 2 tahun ke szkola podstawowa dan 1 tahun ke szkola srednia.

Pada szkola srednia , sistem belajar dibagi menjadi 3 jenis yaitu Liceum, Technikum, dan Szkola zawodowa. Pembagian ini merupakan pilihan yang didasarkan kepada minat anak untuk menentukan masa depannya. Untuk liceum durasi belajarnya selama 4 tahun, pada sekolah jenis ini anak-anak akan disiapkan untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. Pada tahun pertama, mereka belajar semua jenis mata pelajaran yang selanjutnya di tahun kedua mereka mulai diarahkan untuk memilih jurusan yang mereka sukai. Untuk jenis technikum, sekolah jenis ini berbasis vokasi dengan masa belajar 5 tahun dimana pada tahun terakhir digunakan untuk magang. Mereka diajarkan dan dibekali sesaui dengan jurusan yang mereka pilih yang memungkinkan untuk melanjutkan pendidikan atau langsung bekerja setelah lulus. Sedangkan untuk jenis szkola zawodowa, siswa akan dibekali kemampuan aplikatif sehari-hari seperti berlatih peran, salon, mekanik, perbengkelan, dll. Lama belajarnya hanya 2 tahun dan setelah lulus mereka bisa melanjutkan ke szkola policealna (tingkat kedua setelah lulus szkola zawodowa).

Pada szkola wyzsza, terdiri atas berbagai kategori berdasarkan pada jumlah siswa yang ditampung, jumlah profesor, spesialisasi, peminatan, dsb. Uniwersytet merupakan perguruan tinggi yang besar yang terdiri atas beberapa fakultas dan jurusan dengan berbagai bidang ilmu yang beragam mulai dari ilmu sosial, ilmu alam, dan seni. Politechnika merupakan perguruan tinggi untuk membentuk seorang insinyur. Akademie adalah lingkup kecil dari Uniwersytet dan Politechnika yang hanya fokus pada jurusan tertentu saja, seperti Akademie Medyczne ( akademi kesehatan), Akademia Ekonomiczna (akademi ekonomi), Akademia Muzyczna (akademi musik), Akademia Wychodwania Fizycznego (akadmei olahraga), dll.

Polandia merupakan negara yang menganut system Pendidikan Bolowski, yang sama dengan sistem Pendidikan Uni-Eropa. Setelah mereka masuk perguruan tinggi, anak-anak harus lulus ujian kematangan (matura) dan ujian ini boleh diulang hingga mereka mendapatkan nilai yang diinginkan untuk masuk ke universitas tujuan mereka.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.