Manajemen Kepemimpinan Pendidikan

Oleh : Uriah Albar

0

Istilah manajemen mengaju kepada proses pelaksanaan aktivitas yang diselesaikan melalui pendayagunaan orang lain. Siagan (1978) menyebutkan manajeman adalah kemampuan dan keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.[1]

Manajemen mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa (ontology), bagaimana (epistimologi) dan untuk apa (aksiologi), pengetahuan tersebut disusun. Ketiganya berkaitan satu sama lain ontology terkait dengan ilmu epistimologi, dan epistimologi berkaitan dengan aksiologi dan seterusnya, bagi seorang manajer perlu pengetahuan tentang kebenaran manajemen, asumsi yang telah diakui dan nilai-nilai yang telah ditentukan. Pada akhirnya semua itu akan memberikan kepuasan dalam melakukan pendekatan yang sistematik dalam praktek manajerial.[2]

Manajemen merupakan pemanfaatan sumber-sumber yang tersedia atau yang berpotensi dalam pencapain tujuan. Adapun yang dimaksud dengan sumber daya manajemen dalam lembaga pendidikan yaitu: man (orang), money (uang), material (material), machine (peralatan/mesin), method (metode), dan time (waktu).[3] Manajemen dapat diartiakan berdasarkan beberapa pendapat, yaitu: Longnecker & Pringle, merumuskan manajemen sebagai proses memperoleh dan menggabungkan sumber-sumber manusia, finansial dan fisik untuk mencapai tujuan pokok organisasi menghasilkan produk atau jasa/layanan yang diinginkan oleh sekelompok masyarakat.[4] Gr. Terry dalam bukunya principles of management (1972) menyebutkan bahwa manajemen merupakan suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya lainnya.

Fungsi manajemen dikalangan para ahli terdapat banyak sekali pandangan-pandangan yang berbeda satu sama lain, namun secara garis besar, fungsi-fungsi manajemen yaitu: a). Perencanan (planning) Perencanaan merupakan salah satu hal terpenting yang perlu dibuat untuk setiap usaha dalam rangka mencapai satu tujuan. Karena seringkali pelaksanaan suatu kegitan akan mengalami kesulitan dalam mencapai satu tujuan tanpa adanya perencanaan. Definisi ini mengisyaratkan bahwa pembuat keputusan merupakan bagian dari perencanaan, namun proses perencanaan dapat juga terpikir setelah tujuan dan keputusan diambil.[5] b). Pengorganisasian (organizing) Pengorganisasian merupakan pengaturan setelah ada rencana tentang apa tugas pekerjaannya, pengorganisasian juga merupakan proeses penentuan, pengelompokan dan penyusunan macam-macam kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan, penempatan orang (staf) pada kegiatan-kegiatan, penyedian faktor-faktor fisik yang cocok bagi lingkungan (keperluan kerja).[6] c). Penggerakan (actuating) Penggerakan merupakan salah satu fungsi terpenting dalam manajemen. Penggerakan adalah hubungan erat antara aspek-aspek individual yang ditimbulkan dari adanya pengaturan terhadap bawahan untuk dapat dimengerti dan pembagian kerja yang efektif dan efesien untuk mencapai tujuan pendidikan yang nyata. d). Pengawasan (controlling) Pengawasan diperlukan untuk melihat sejauh mana hasil atau tujuan yang telah dicapai, menurut Murdick pengawasan merupakan proses dasar yang secara esensial tetap diperlukan bagaimanapun rumit dan luasnya suatu organisasi. Proses dasarnya terdiri dari tiga tahap (1) menetapkan (2) mengukur pelaksanaan pekerjaan dibandingkan dengan standar dan (3) menentukan kesenjangan (deviasi) antara pelaksanaan standar dan rencana.[7]

Istilah kepemimpinan pendidikan mengandung dua pengertian, dimana kata pendidikan menerangkan dilapangan apa dan dimana kepemimpinan itu berlangsung, dan sekaligus menjelaskan pula sifat dan ciri-ciri dari kepemimpinan, yaitu bersifat mendidik dan membimbing. Sebagaimana kata pendidikan yang menunjukan arti yang dapat dilihat dari dua segi, yaitu:[8] a). pendidikan sebagai usaha atau proses mendidik dan mengajar seperti yang dikenal sehari-hari. b). pendidikan sebagai ilmu pengetahuan yang membahas berbagai masalah tentang hakikat dan kegiatan mendidik, mengajar, dari zaman ke zaman atau yang membahas prinsip-prinsip dan praktek-praktek mendidik dan mengajar dengan segala cabang-cabangnya yang telah berkembang begitu luas dan mendalam.

Kepemimpinan dalam lembaga pendidikan sangat berperan penting dalam mengembangkan seluruh sumber daya yang ada termasuk sumber daya manusia (SDM), oleh karena itu para pakar pendidikan mencoba mengartikan kepemimpinan pendidikan yaitu: 1). Dirawat menjelaskan bahwa kepemimpinan adalah kemampuan dan kesiapan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakan dan kalau perlu memaksa orang lain, agar ia menerima pengaruh itu dan selanjutnya berbuat sesuatu yang dapat membantu pencapaian suatu maksud atau tujuan-tujuan tertentu.[9] 2). Hadari Nawawi kepemimpinan mengandung arti “kemampuan menggerakan memberikan motivasi dan mempengruhi orang-orang agar bersedia melakukan tindakan-tindakan yang terarah pada pencapaian tujuan melalui keberanian mengambil keputusan tentang kegiatan yang harus dilakukan.[10] 3). Burhanuddin mendefinisikan kepemimpinan adalah usaha yang dilakukan oleh seseorang dengan segenap kemampuan yang dimilikinya untuk mempengaruhi, mendorong, menggerakan individu-individu supaya mereka mau bekerja dengan penuh semangat dan kepercyaan dalam mencapai tujuan-tujuan organisasi.[11]

Selanjutnya dalam kelompok manapun pemimpin harus memiliki power atau pengaruh besar bagi anggotanya diantaranya sebagai berikut: a). Power eksekutif pelaksanan, yaitu pengaruh yang dapat menimbulkan kharisma dan wibawa untuk mengatur anggota kelompok atau orang lain. b). Power legislatif pembuat hukum, yaitu pengaruh hubungan antara kelompok (satu kelompok dengan kelompok lainnya). c). Power pembuat keputusan, yaitu pengaruh untuk mendamaikan perselisihan yang terjadi dalam penerapan hukum.[12]

Dari beberpa pendapat tersebut diatas, maka penulis bisa simpulkan  bahwa yang di maksud dengan kepemimpinan pendidikan adalah kemampuan seseorang dalam mempengaruhi, mengkoordinir, menggerakan, memberikan motivasi dan mengarahkan orang-orang yang berada dalam lembaga pendidikan agar pelaksanaan pendidikan berjalan dengan baik dan profesional sehingga dapat mencapai tujuan-tujuan yang telah dirumuskan.

 

Referensi

Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung:

Remaja Rosdakarya, 2009

Maringan Masry Simbolon, Dasar-Dasar Administrasi Dan Manajemen,

Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003

Marno, Triyosupriyatno, Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Islam, Bandung:Refika Aditama, 2008

Dirawat, Busro Lambari, Soekarto Indra Pahrudi, Pengantar Kepemimpinan Pendidikan, Surabaya: Usaha Nasional, 1983

Hadari Nawawi, Administrasi Pendidikan, Jakarta: Cv Haji Masagung,1998

Burhanudin, Analisis Administrasi Manajemen Dan Kepemimpinan, Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 1994

Ali Muhammad Taufik, Praktik Manajemen Berbasis Al-Qur’an, Trj, Abdul Hayyi Al-Kattani Dan Sabaruddin, Jakarta: Gema Insani, 2004

 

[1] Marno, Triyosupriyatno, Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Islam, Bandung:Refika Aditama, 2008, Hlm.1

[2] Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009, Hlm.11

[3] Maringan Masry Simbolon, Dasar-Dasar Administrasi Dan Manajemen, Jakarta: Ghalia Indonesia, 2003, Hlm.23

[4] Ibid Hlm.1

[5] Marno, Triyosupriyatno, Manajemen Kepemimpinan Pendidikan Islam, Bandung:Refika Aditama, 2008, Hlm.13

[6] Ibid Hlm.16

[7] Nanang Fattah, Landasan Manajemen Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009, Hlm.101

[8] Ibid, hlm. 32

[9] Dirawat, Busro Lambari, Soekarto Indra Pahrudi, Pengantar Kepemimpinan Pendidikan, Surabaya: Usaha Nasional, 1983, Hlm 23

[10] Hadari Nawawi, Administrasi Pendidikan, Jakarta: Cv Haji Masagung,1998, Hlm 81

[11] Burhanudin, Analisis Administrasi Manajemen Dan Kepemimpinan, Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 1994, Hlm 63

[12] Ali Muhammad Taufik, Praktik Manajemen Berbasis Al-Qur’an, Trj, Abdul Hayyi Al-Kattani Dan Sabaruddin, Jakarta: Gema Insani,2004 Hlm,35-37

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.