Wahai Pemuda, Tidakkah Kau Takjub pada Bintang yang Bersinar di Angkasa?

oleh : fury_buhair

0

Kehidupan ibarat lembaran-lembaran kertas dirimu. Kau hidup, seolah kau sedang menyusun buku; kau bercerita ribuan kisah, dan menghiasnya dengan pengalaman-pengalaman emas. Kau diamanahkan sebuah pena, dipercayakan untuk melukis di atas lautan kertas putih milikmu. Tentu, apabila engkau menyadari jikalau kau akan melukis sebuah mahakarya maka kau akan menciptakan mahakarya yang berkelas, kau akan mewarnainya dengan tinta yang berkilau, bagaikan sinar bintang  di tengah kegelapan.

Akan tetapi, lihatlah realitanya. Sebaliknya, kau akan mendapati bahwa kanvas lukisa yang dipercayakan kepadamu telah kau rusak dengan coretan-coretan yang tak berseni dan tak beraturan. Itu semua karena kau hidup dan hanya bergerak mengikuti arah angin, tanpa tujuan; kau tak memiliki impian ataupun tujuan dalam hidupmu. Maka hal pertama yang harus kau sadari dalam hidup, kau harus memiliki motivasi, kau harus memiliki cita-cita, dan kau harus memiliki target yang kau tuju !!

Allah –azza wajalla- mengkaruniakan kepada seluruh manusia akal pikiran. Kemudian Allah menganugerahkan setiap kita waktu yang sama, 24 jam setiap harinya. Akan tetapi muncul pertanyaan, Mengapa yang lain bisa berada sangat jauh di atasmu, sekarang dia sudah menjadi bagian dari gugusan bintang, sedangkan kau masih saja berada di rumahmu?

Ada 3 hal yang membedakannya denganmu, Teman. Pertama, ia berlari di atas garis lurus yang mengantarkannya kepada cita-cita. Kedua, ia berjuang keras demi menggapai impiannya. Ketiga, ia menyebarkan manfaat pada teman-temannya, para tetangga, dan seluruh elemen masyarakat di sekitarnya. Ketahuilah! Ketika engkau mulai menuliskan cita-citamu, maka sesungguhnya engkau sedang menciptakan sinar-sinar kecil dalam dirimu. Dan ketika kau berjuang keras menggapai impianmu, maka seketika itu pula kau akan berada di tingkat yang lebih tinggi dari orang sekitarmu. Sehingga kelak tatkala kau berhasil menggapai cita-citamu, kau akan mendapati dirimu berada di tempat yang sama dengan gugusan bintang. Lalu pesanku, jadilah orang yang bermanfaat. Karena setiap kali kau memberi manfaat pada orang lain, seketika itu pula cahayamu bertambah indah dan bersinar. Hingga kelak Wahai Pemuda, kau akan dapati dirimu bagaikan mentari para bintang di bumi ini.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.