by : Oscar Radyan Danar, Ph.D*

 

Menuntut ilmu merupakan kewajiban kita sebagai seorang insan yang senantiasa menginginkan perubahan menuju kearah yang lebih baik dan lebih maju. Tanpa ilmu pengetahuan, niscaya tak akan mungkin peradaban manusia akan menjadi lebih baik. Berbagai kemajuan dan peradaban yang saat ini kita alami dan peroleh adalah merupakan kontribusi dari ilmu pengetahuan. Setidaknya ada tiga keutamaan mengapa kita wajib untuk menuntut ilmu:

 

Pertama, Menuntut Ilmu Merupakan Kewajiban

“Bacalah dengan (menyebut) nama Rabb-mu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Rabbmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qolam (pena). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al ‘Alaq: 1-5)

Bacalah dalam konteks menuntut ilmu, adalah perintah Allah SWT kepada umat nya untuk terus mencoba untuk memahami berbagai fenomena dan keadaan yang ada di atas muka bumi ini. Perintah lainnya disampaikan oleh Rasulullah SAW. yang dengan sangat jelas bersabda:

Menuntut Ilmu adalah Wajib Atas Setiap Muslim (HR. Bukhari).

 

Kedua, Ilmu Sebagai Bekal Menuju Surga

Ilmu pengetahuan yang bermanfaat akan menjadi bekal kita untuk menggapai surga dan Ridho Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda :

Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang berdoa kepadanya.” (HR Muslim).

Ketika kita memiliki ilmu yang bermanfaat lalu kemudian kita ajarkan ilmu tersebut kepada orang lain, maka kita akan memiliki bekal dan tabungan untuk menuju Surga. Mengapa? Karena amal dari ilmu yang bermanfaat tersebut tidak akan pernah terputus selama ilmu bermanfaat yang telah kita ajarkan juga terus disebarkan.

 

Ketiga, Ilmu Meninggikan Derajat Kita, Dunia maupun Akhirat

Ilmu akan membuat seseorang menjadi lebih mulia, baik itu dihadapan manusia, maupun dihadapan-Nya.

….Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mujaadilah : 11)

Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (Az-Zumar: 9).

Sudah banyak cerita inspirasi yang dapat dijadikan sebagai hikmah dan pelajaran mengenai pentingnya ilmu. Seseorang yang pada masa lalu, sebagai orang yang berasal dari latar belakang keluarga yang biasa saja, baik secara ekonomi maupun pendidikan, dan dipandang sebelah mata oleh sebagian orang dapat merubah hidupnya. Melalui ilmu dan pendidikan yang diperoleh, kondisi dan perlakuan juga berbeda. Ini bukan berarti tujuan dari ilmu dan pendidikan adalah mendapatkan penghormatan dari orang lain. Tujuan dari menuntut ilmu adalah semata karena ingin mendapatkan Ridho dari Allah SWT. Penghormatan dari orang lain adalah salah satu bentuk janji dari Allah SWT bahwa orang-orang yang berilmu akan ditinggikan derajatnya.

*Dosen Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *