by : Arinda Puteri Pratiwi

  • Sarin ( sebutan militer = GB)
  • Adalah senjata kimia yang diklasifikasikan sebagai agen saraf yang memiliki mekanisme mengganggu komunikasi antar saraf. Jenis senjata kimia ini adalah agen yang paling beracun dan memiliki aksi yang cepat. Cara kerja jenis ini serupa dengan insektisida (racun pembunuh serangga) yang disebut organofosfatase tetapi lebih poten.
  • Dikembangkan pertama kali di Jerman tahun 1938
  • Pernah digunakan di penyerangan Jepang tahun 1994 dan 1995
  • Sarin dalam bentuk cair memiliki sifat tidak berwarna, tawar, dan mudah menguap. Dalam bentuk gas murni, gas sarin tidak bebau.
  • Sarin tidak ditemukan di alam bebas, racun ini adalah buatan manusia.

Bagaimana seseorang dapat terpapar Sarin?

  • Ketika Sarin menguap di udara, orang-orang dapat terpapar melalui kontak kulit, mata, atau menghirup langsung udara yang mengandung Sarin.
  • Sarin sangat mudah dicampur dengan air sehingga korban dapat terpapar Sarin dengan menyentuh air atau meminum air yang terkontaminasi. Demikian juga makanan, korban dapat terkena sarin melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi.
  • Pakaian korban yang terkena Sarin dapat menjadi media penyebaran Sarin ke orang lain.
  • Sarin dalam bentuk gas memiliki berat jenis lebih besar daripada air, sehingga gas Sarin cenderung menuju area dataran rendah.

Bagaimana Sarin bekerja?

  • Efek yang diberikan Sarin tergantung dari jumlah Sarin yang diterima seseorang, bagaimana dia terpapar, dan lama paparannya.
  • Gejala akan muncul dalam beberapa detik setelah terpapar gas sarin dan beberapa menit setelah terpapar sarin dalam bentuk cairan.
  • Efek racunnya menyebabkan gagalnya pengaturan “off switch” dari kelenjar dan otot. Tanpa mekanisme tersebut kelenjar dan otot akan terus terstimulasi. Orang yang terpapar akan menjadi kelelahan dan akhirnya tidak dapat bertahan untuk bernafas.
  • Sarin adalah agen yang paling mudah menguap. Artinya, zat ini dapat dengan mudah dan dengan cepat terevaporasi dari bentuk cairnya menjadi gas dan tersebar di lingkungan. Orang-orang dapat terpapar gas sarin bahkan tanpa kontak langsung dengan bentuk cairnya.
  • Karena terevaporasi dengan cepat, sarin akan bertahan singkat di udara tetapi sangat mengancam kehidupan.

Tanda dan Gejala

  • Orang-orang akan sulit menyadari jika mereka terpapar sarin karena sarin tidak berbau.
  • Tanda gejala =
    • Hidung berair
    • Mata berair
    • Pupil mata mengecil
    • Nyeri mata
    • Pandangan kabur
    • Keringat berlebihan
    • Air liur berlebihan
    • Batuk
    • Nafas cepat
    • Sesak nafas
    • Diare
    • Mual, muntah dan nyeri perut
    • Buang air kecil meningkat
    • Kebingungan
    • Lemah
    • Nyeri kepala
    • Denyut jantung melambat atau cepat
    • Penurunan atau peningkatan tekanan darah
  • Bahkan sarin dalam jumlah kecil yang mengenai kulit dapat menyebabkan berkeringat dan kedutan pada otot di lokasi paparan tersebut.
  • Terpapar sarin dalam jumlah besar dapat menyebabkan efek berbahaya :
    • Hilang kesadaran
    • Kejang
    • Paralisis
    • Gagal nafas yang mengarah pada kematian

Efek jangka panjang?

Jika terpapar dalam jumlah sedikit, seseorang biasanya dapat membaik. Namun jika terpapar dalam jumlah besar, sulit bagi seseorang untuk bertahan.

Bagaimana perlindungan diri terhadap sarin dan apa yang harus dilakukan jika terpapar sarin?

  • Pemulihan akibat paparan sarin dapat dilakukan dengan terapi, tetapi tidak efektif, antidotum (penawar racun) harus segera diberikan dengan cepat. Akan tetapi langkah terbaik adalah dengan menghindari paparan sarin.
    • Tinggalkan daerah yang terkontaminasi sarin dan cari udara bersih. Berpindah ke area bebas sarin memungkinkan penurunan kemungkinan kematian akibat terkena gas sarin.
      • Jika gas sarin mengkontaminasi wilayah terbuka, cari dataran yang lebih tinggi dari lokasi kontaminasi gas.
    • Jika seseorang merasa dirinya terpapar gas sarin, segera lepas pakaian, cuci badan dengan menggunakan air dan sabun dan segera mencari pertolongan medis.
    • Melepas dan menyingkirkan pakaian =
      • Segera lepas pakaian yang terkena sarin termasuk yang menutup kepala. Jika memungkinkan, masukkan pakaian dalam kantong plastik dan tutup rapat. Menyingkirkan pakaian yang terpapar sarin akan melindungi orang yang belum terpapar.
      • Jika membantu melepaskan pakaian korban yang terpapar sarin, hindari menyentuh bagian yang terkontaminasi dan lepaskan pakaian secepat mungkin
    • Mencuci badan
      • Segera cuci badan yang terpapar dengan sebanyak-banyaknya air dan sabun.
      • Cuci mata dengan air selama 10-15 menit jika mata merah dan pandangan kabur.
    • Jika sarin tertelan, jangan induksi muntah atau meminumkan air.

Arinda Puteri Pratiwi (@arindaputeri)

Sumber :

https://emergency.cdc.gov/agent/sarin/basics/facts.asp

https://www.cdc.gov/NIOSH/ershdb/EmergencyResponseCard_29750001.html

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *